BeritaLembaga

Grup Musik Lesbumi Bangil Bakal Padukan Berbagai Musik Etnik

Beji, NU Bangil Online

Sebagai lembaga yang konsen pada revitalisasi seni budaya, Lesbumi NU Bangil berkomitmen untuk menghadirkan grup musik dengan nafas Islam Ahlussunah wal Jama’ah, dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas, terutama warga Nahdliyin di wilayah PCNU Bangil.

Komitmen untuk sesegera mungkin menghadirkan grup musik tersebut, dengan visi transmisi ajaran Islam Aswaja melalui seni musik, menjadi salah satu program kerja pengurus Lesbumi masa khidmat 2019-2024, yang dicetuskan pada Musyawarah Kerja (Musyker), Sabtu (24/08/2019).

Musyker tersebut digelar di Graha NU Bangil, Jl. Raya Bangil – Pandaan Km 5, Baujeng, Beji, Pasuruan, diawali dengan penampilan jam session, yang menampilkan beberapa judul lagu dengan gubahan aransemen lintas genre.

Muhammad Najib, selaku ketua Lesbumi definitif menandaskan dalam sambutannya bahwa peran Lesbumi dalam merestorasi nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal sangat signifikan. Selama ini, menurutnya, tradisi nguri-nguri kabudayan masih banyak dilakukan oleh para generasi sepuh.

“Sementara adik-adik kita sibuk dengan ‘agama gadget’. Saya sebut agama karena, ya, gadget ini ditaati, bahkan takut kalau sampai kehilangan,” imbuhnya.

Fakta objektif tersebut menjadi salah satu celah bagi Lesbumi untuk merevitalisasi nilai-nilai seni budaya dengan generasi milenial dan generasi Z sebagai bidikan utamanya. Dalam pendekatan via media musik, pola persuasi dakwah ala Aswaja relatif lebih bisa diterima terutama oleh generasi muda. “Dengan berseni, itu adalah cara kita berkhidmat ke NU,” tandasnya.

Analisis SWOT dalam Musyker Lesbumi NU Bangil

Pada sesi diskusi analisis SWOT, Ustadz Khairul Anam menegaskan bahwa dari sisi internal kepengurusan lembaga, kekuatan Lesbumi untuk menghadirkan seni musik sangat potensial terutama dengan beberapa skill yang selama ini sudah ditekuni oleh masing-masing pengurus. Dari sisi eksternal, pengurus PCNU Bangil definitif sangat apresiatif dengan hadirnya program-program baru yang visioner.

“Di NU Bangil masih belum ada grup musik yang dinisbatkan kepada NU. Lesbumi bisa mengisi ruang itu. Pada momen acara tertentu, belum terbiasa pengurus menggunakan grup musik yang dinisbatkan pada NU,” jelas lelaki kelahiran Beji ini.

Untuk menindaklanjuti eksistensi grup musik Lesbumi NU Bangil tersebut, nama-nama pengurus kemudian diklasifikasikan berdasarkan keahlian musikal masing-masing. Anam gitar oud/viol, Najib bass gitar, Kacung gitar ritme, Nanda Drum, Toyib tamborin, Nabil Gamelan, Zainul keyboard 1, Iwanisaburi keyboard 2, dan Baha’ vocal.

Sebagaimana disepakati pada pertemuan sebelumnya, grup musik Lesbumi NU Bangil akan memfokuskan pada seni musik dengan perpaduan beberapa etnik, yakni China, Arab, barat dan Jawa.

“Untuk awal-awal kita cukup dengan memilih beberapa lagu untuk diaransemen ulang sesuai dengan skill pengurus,” imbuh Anam. (bee/tdj)

Tags

LTNNU Bangil

LTN NU Bangil merupakan lembaga yang bertanggung jawab mempublikasikan kegiatan-kegiatan PCNU Bangil, mulai dari level kepengurusan cabang, lembaga, banom, mwc dan ranting.

Related Articles

Back to top button
Close
Close