Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Bangil Membuka Sekolah Asisten Pelatih

Gempol, NU Bangil Online — Sebagai bentuk komitmen pengembangan olahraga pencak silat, Pengurus Cabang Pagar Nusa Bangil menggelar pembukaan pelatihan Sekolah Asisten Pelatih (ASPEL) di kantor MWCNU GEMPOL bagi para pelatih, Sabtu (27/07/2019), pukul 19.00 – 22.30 WIB, kemarin. Harapannya, Pagar Nusa sebagai olahraga pencak silat mampu memunculkan atlet handal sampai mampu go internasional.

Pelatihan ini bakal digelar selama satu bulan sekali atau dua belas pertemuan, bertempat di Pedepokan Segorogeni, Bulusari, Gempol yang diikuti 32 Pendekar Pagar Nusa se Cabang Bangil. Pelatihan Sekolah Asisten pelatih ini dibuka langsung oleh Majelis pendekar pusat pagar nusa yaitu Ustad Zainal Suwari

Ditemui usai pembukaan acara, Majelis pendekar pusat pagar nusa ustad Zainal Suwari mengatakan, selama ini Pagar Nusa hanya diidentikkan dengan Pencak Dor sebagai tradisi. Namun ke depan, para pendekar Pagar Nusa diharapkan mampu memperkuat aqidah dan melestarikan budaya serta merambah ke jalur prestasi,

“Ini merupakan embrio awal membina atlet berprestasi untuk Pagar Nusa (PN). Kalau sebelumnya PN hanya identik dengan Pencak Dor karena memang tradisi, tapi sekarang kami merambah ke jalur prestasi,” tegas Ustadz Zainul Surawi. “Dan ternyata, kami punya banyak atlet yang sanggup menciptakan itu. Mental tarung kita sudah punya, tinggal kita tata dan atur untuk maju merebut prestasi. Nah sebelum itu, maka kita ciptakan para kader pelatih,” lanjutnya dengan penuh optimistme.

“Hari ini kita melakukan pelatihan sekolah asisten pelatih ini bersama Pagar Nusa agar para kader pelatih memiliki standart yang bagus. Tidak hanya standart berolahraga, namun juga mampu menjadikan anak didik punya minat dan prestasi. Sehingga Pencak Silat bisa tembus gos internasional” jelas Ustad Zainal Suwari.

Selain itu, usaha untuk memasukkan pencak silat sebagai cabang olahraga di dalam olimpiade semakin digencarkan. Salah satunya adalah mendorong memasukkan cabang olahraga ini di dalam olimpiade 2020 di Jepang.

“Kita sudah datang ke Jepang, Riyad Arab Saudi dan berbagai negara untuk meminta dukungan mereka bahwa pencak silat ini masuk ke dalam olimpiade. Kita juga sudah mendapat dukungan dari Eropa Timur dan Asia pasti. Hanya beberapa negara lain masih butuh pendekatan yang lebih intensif,” pungkasnya.

Selama ini, dirinya menyebut baru dua atlet dari Pagar Nusa yang lolos di dalam kancah kompetisi internasional. Seperti Malaysia Competition dan Bangkok Competition atlet Pagar Nusa berhasil memperoleh juara.

Seusai pelatihan sekolah asisten pelatih ini diselenggarakan, para asisten pelatih akan ditempatkan di berbagai tempat. Seperti pondok pesantren, sekolah-sekolah, dan tempat lain yang berpotensi untuk mengembangkan cabang olah raga Pagar Nusa.

“Kita akan tentukan dan kirimkan para asisten pelatih ini ke tempat-tempat tertentu, bahwa ini adalah asisten pelatih dari kita. Mereka adalah yang memiliki sertifikasi dan standarisasi atlet pencak silat. Sehingga kita tidak khawatir lagi kehabisan pelatih,” ungkapnya.

LTNNU Bangil

https://www.nubangil.or.id

LTN NU Bangil merupakan lembaga yang bertanggung jawab mempublikasikan kegiatan-kegiatan PCNU Bangil, mulai dari level kepengurusan cabang, lembaga, banom, wmc dan ranting.

Related post

1 Comment

  • 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published.