Rayakan Tahun Baru Islam, MTs-MA Ma’arif Bangil Gelar Pawai Ta’aruf Muharram

NU Bangil Online

Sebagai bentuk penghormatan terhadap kehadiran Tahun Baru Islam 1441 H, MTs – MA Ma’arif NU Bangil menggelar acara Pawai Ta’aruf Muharram, bertempat di Alun-alun Bangil, Senin (9/8/2019) pagi.

Acara Pawai Ta’aruf tahunan tersebut diikuti oleh seluruh elemen yang ada di bawah naungan MTs dan MA Ma’arif NU Bangil, mulai dari jajaran guru, tenaga kependidikan, karyawan, siswa-siswi, serta kelompok ekstrakurikuler, seperti Pagar Nusa, Pramuka, Saman, grup Hadrah Al-Banjari, dan grup Drumband.

Dalam sambutannya, Kepala MTs Maarif Bangil, Pak Saidy M.Pd, menjelaskan urgensi pawai Ta’aruf yang diikuti sekitar 750-an peserta ini, sebagai salah satu cara mensyukuri tahun baru Hijriyah dan sebagai salah bentuk syi’ar dalam Islam.

Moh. Muhsin, salah satu pelatih Pagar Nusa di lingkungan Ma’arif Bangil menuturkan kepada NU Bangil Online, bahwa dirinya merasa senang dan bangga dengan adanya Pawai Ta’aruf Muharram tersebut.

“Saya bangga dengan adanya Pawai ta’aruf ini. Untuk ke depan, Pagar Nusa, baik di kalangan lembaga atau rayon, saya berharap juga bisa menyelenggarakan kegiatan serupa,” tandasnya.

Perlu diketahui, kegiatan Pawai Ta’aruf ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh MTs-MA Ma’arif Bangil. Tujuannya adalah, selain memeriahkan dan mensyukuri tahun baru Islam, juga sebagai wadah melatih siswa-siswi Ma’arif untuk belajar tentang persatuan dan kekompakan. (bee)

LTNNU Bangil

LTN NU Bangil merupakan lembaga yang bertanggung jawab mempublikasikan kegiatan-kegiatan PCNU Bangil, mulai dari level kepengurusan cabang, lembaga, banom, wmc dan ranting.

Next Post

Meriahkan Muharram, Jam'iyyah "Manesan" Rembang Gelar Santunan Anak Yatim

Fri Sep 13 , 2019
Rembang, NU Bangil Online Sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya bulan Muharram 1441 H., Jam’iyyah Manesan menggelar santunan anak yatim yang dibarengkan dengan kegiatan rutinitas bulanan mereka, yaitu Yasin, Tahlil dan Kajian Aswaja. Acara yang diprakarsai oleh Jam’iyyah yang beranggotakan hampir 1000 orang dari kalangan Nahdliyyin di tiga desa, yakni […]