Silaturahmi LKNU-PDNU, KH. Sholeh Ngalah: Sudah Saatnya Dokter NU Go Internasional

Beji, NU Bangil Online — Acara silaturrahmi yang digelar oleh LKNU dan PDNU, Rabu, 24/07/2019 kemarin, di kediaman Kiai Sholeh Ngalah, membincangkan beberapa strategi riil yang harus segera direalisasikan oleh pengurus NU ke depan. Salah satunya adalah dengan melakukan konsolidasi dan fungsionalisasi kader-kader NU yang baru lulus kuliah kedokteran dan kesehatan agar bisa bekerja sama membangun kekuatan medical yang bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya warna Nahdliyyin.

Silaturrahmi ke kediaman pengasuh pondok pesantren Ngalah, Sukorejo, ini dihelat seusai rapat koordinasi LKNU – PDNU yang digelar di PCNU Malang. Agenda utamanya adalah dalam rangka membicarakan rekonsolidasi-reaktualisasi Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama dengan beberapa pengurus PCINU yang ada di luar negeri, seperti Mesir, Suriah, dan lainnya. Turut hadir dalam acara ini, pengurus Pusat PDNU, PDNU Malang, PDNU Semarang, dan pengurus PDNU cabang Bangil dan Pasuruan.

Dr. Andi Rahmansyah, Mm.Kes, ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) cabang Bangil dan Bendahara PDNU Cabang Bangil yang juga menjadi delegasi pada acara tersebut, menandaskan bahwa pengalokasian tim medis dari kalangan NU adalah dalam rangka mencegah agitasi dan provokasi interpersonal yang digencarkan oleh para penganut paham radikalisme dalam dunia kedokteran dan kesehatan.

Menurut pria asal Sumbertumpuk, Gununggangsir, Beji ini, kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Sebab, selama ini pola-pola pendekatan yang dilakukan penganut paham radikalisme sudah sedemikian kreatif dan massif, dan tidak hanya sebatas pada sublimasi nilai-nilai radikalisme dalam konten buku ajar di sekolah-sekolah dan indoktrinasi ideologisnya dalam halaqah-halaqah dan liqa’-liqa’, tetapi juga dengan pendekatan interpersonal dengan memanfaatkan momentum dan celah tertentu, salah satunya dengan melebarkan jejaring aksesibilitas kerja di dunia kesehatan.

“Pesan dari Kiai Sholeh Ngalah, dokter-dokter dari NU yang baru lulus, perawat, bidan dan tenaga medis lainnya, bisa disalukan untuk bekerja sama dengan NU yang ada di negara-negara lain,” tandas Dr. Andi. “Dengan kata lain, sudah saatnya tenaga medis dari NU Go Internasional, bukan hanya skop nasional saja,” tambahnya.

Misi untuk memassifkan dakwah ala Ahlussunnah wal Jama’ah dalam dunia kdekoteran dan kesehatan merupakan agenda besar yang pernah didawuhkan oleh Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan dan KH. Said Agil Siraj dalam beberapa kesempatan. Untuk mewujudkan cita-cita luhur itu, salah satunya adalah dengan intensifikasi pembangunan sarana kesehatan seperti rumah sakit dan klinik NU, dalam rangka mencegah indoktrinasi paham radikalisme dalam dunia kesehatan dan kedokteran. (tedja/bee)

LTNNU Bangil

https://www.nubangil.or.id

LTN NU Bangil merupakan lembaga yang bertanggung jawab mempublikasikan kegiatan-kegiatan PCNU Bangil, mulai dari level kepengurusan cabang, lembaga, banom, wmc dan ranting.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published.