Lailatul Ijtima’ MWCNU Prigen Kokohkan Aswaja an-Nahdliyyah

Prigen, NU Bangil Online

Lailatul Ijtima’ atau malam pertemuan, bagi warga NU, bukanlah hal yang baru. Acara rutin bulanan ini biasanya diikhtiarkan sebagai media untuk merawat tradisi-tradisi Aswaja an-Nahdliyyah, juga sebagai wadah untuk membahas, menelaah dan urun rembuk dalam rangka memecahkan dan mencarikan solusi atas suatu problem organisasi maupun masalah-masalah keumatan yang lebih luas.

MWC NU Prigen, sebagai bagian dari hirarki kepengurusan NU Bangil di level kecamatan, kembali menyelenggarakan Lailatul Ijtima’ edisi bulan Juli pada hari Rabu (24/07/2019) yang dimulai pukul 19.30 WIB. Acara yang bertempat di Masjid Sidokatut, Ketanireng, Prigen ini, dihadiri sekitar 400 warga Nahdliyyin dan menghadirkan instruktur PKPNU Wilayah Jatim, Ustadz Masrulloh, sebagai narasumber utama.

Seperti biasanya, acara Lailatul Ijtima’ ini diawali dengan pembacaan tahlil dan untaian doa-doa yang dilangitkan terutama dihadiahkan kepada para arwah orang tua, sesepuh, para muassis dan masyayikh NU, dan seluruh kaum muslimin-muslimat yang telah wafat.

Pada sesi mau’idhoh hasanah, Ustadz Masrulloh berpesan terutama kepada warga Nahdliyyin yang ada di kecamatan Prigen, untuk bersama-sama mengawal ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan terus berupaya secara istiqamah dalam pengarus-utamaan dakwah Islam yang santun dan penuh kasih sayang. “Kalau kita mampu memperkuat barisan bersama kiai-kiai NU, insya Allah akan semakin membawa kedamaian bagi warga NU, khususnya di kecamatan Prigen,” pesannya kepada para hadirin.

Acara rutinan ini kemudian diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh KH. Rifa’i, pengasuh Pondok Pesantren Nurudh Dholam 2 Bangle, Gununggangsir, Beji, Pasuruan. (tedja/bee)

LTNNU Bangil

LTN NU Bangil merupakan lembaga yang bertanggung jawab mempublikasikan kegiatan-kegiatan PCNU Bangil, mulai dari level kepengurusan cabang, lembaga, banom, wmc dan ranting.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Jimat dan Suwuk dalam Islam

Fri Jul 26 , 2019
Suatu hari, serombongan orang datang menemui Rasulullah saw. Kemudian Rasulullah membaiat 9 orang dan tersisa 1 orang. Mereka berkata : “Ya Rasulallah, Anda membaiat 9 orang di antara kami dan tidak pada orang ini”. Rasulullah bersabda : “Padanya terdapat “tamimah (jimat)”. Lalu Rasulullah memasukkan tangan beliau dan memotong jimat itu, […]